Selayang Pandang


Wujud tasbih, tahmid, tahlil, takbir dan segala pujian hanya untuk Allah Azza Wajalla Tuhan teragung penjuru segala alam, mulai dari
mikrokosmos hingga makrokosmos, dimensi materi (fisik) dan dimensi imateri (metafisik), alam kasat mata dan alam gaib, alam dunia dan alam akhirat. Atas limpahan rahmat, karunia kasih sayang-Nya, cahaya taufik dan hidayah-Nya, kita sampai detik ini masih dapat bernapas, merasakan kehidupan dan menikmati kebahagiaan terindah berada dalam naungan Dinul Islam. Shalawat dan salam tercurah bagi junjungan alam, Sang maestro, pemimpin bijaksana, mahamaster, pembawa rahmat segala umat, penyelamat umat menuju jalan selamat di dunia hingga akhirat, beliaulah Nabi sekaligus Rasul Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa Sallam. Blog ini saya dedikasikan bagi diri sendiri, keluarga, sanak famili, teman, sahabat, saudara dan saudariku sesama muslim, dan untuk Anda di manapun Anda berada. Saya sadar, tak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu pula dengan desain dan isi informasi blog ini tidak semuanya dapat anda terima dan sesuai dengan paradigma dan kepribadian anda masing-masing. Masih banyak kekurangan dan keterbatasan saya dalam pembuatan desain dan penulisan isi blog. Sebab kita diciptakan oleh Tuhan, berbeda satu sama lain agar bisa saling mengenal dan memahami. Maka dari itu, saya mengharapkan komentar baik kritik, saran, koreksi atas semua isi blog ini agar kedepannya lebih baik lagi. Terima kasih atas apresiasi dan dukungan anda dalam pengembangan informasi seputar dunia inspirasi melalui situs blog ini. Semoga semua isi informasi yang terhimpun di sini baik berupa tulisan, kutipan, testimoni, dan lain-lain bisa bermanfaat untuk saya dan anda semua. Untuk melanjutkan langkah perjalanan anda,
Klik Menu Bar Masuk pada header di atas. Atau Klik Gambar Pintu Hijau Terbuka pada samping kiri untuk Masuk ke Dunia Inspirasi.

Selamat bertualang ke dunia inspirasi kehidupan, temukan “harta berharga” yang anda cari selama ini. Dan jadikan “harta” itu sebagai “mutiara dan emas kehidupan” yang akan anda wariskan kepada generasi berikutnya.

CONTACT BOX

KOTAK SURAT (BOX FOR GUEST)
Terima Kasih atas kunjungan Anda, Sebelumnya silahkan isi kotak yang bertanda (*) dibawah ini sesuai dengan identitas reall Anda. Selamat bertualang di ZONA RELAKSASI JIWA.

Powered byEMF Web Form
Report Abuse
Tampilkan postingan dengan label Spirit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spirit. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Desember 2014

Menyingkap Tabir Rahasia

 
Merenungi kedahsyatan penciptaan alam semesta
dengan segala fenomena dan makhlukNya
membimbing jiwamu untuk tunduk mengabdi
hanya kepada-Nya.
...

Jika jiwamu disinari cahaya kebenaran dari Tuhan,
maka kau akan melihat dunia dari sisi yang berbeda.
...
Kehidupan ini tidak akan terlihat sebatas materi,
dibalik apa yang kau buat dan peristiwa yang dialami,
menyimpan rahasia dan keajaiban
sebagian sulit dipahami dengan logika manusia.
...
hanya mereka yang berhati bersih,
karena selalu menjaga kebersihan dirinya
dari gumulan lumpur dosa dan kejahatan
dianugerahi oleh Tuhan,
kemampuan menyingkap tabir rahasia itu.

Manusia Selalu diawasi


Manusia telah diberi akal oleh Tuhan,
sebagian manusia menggunakan akalnya untuk berpikir merenungi kebesaran Tuhan. 
Namun sebagian yang lain, 
memakai akalnya untuk kejahatan 
dan berbagai pelanggaran hukum Tuhan.
Padahal manusia itu tau bahwa semua makhluk tidak luput dari pengawasan Tuhan. 

Selasa, 02 Desember 2014

Dipuji atau Dicaci, Ikhlas karena Allah


Meski dicemo-oh/ dihina atau dipuji perbuatan baik yang kita lakukan, tak jadi soal.
Sebab hidup di dunia bukan untuk dipuji atau mendapatkan penilaian dari manusia.
Melainkan semata ikhlas karena Allah swt.

Minggu, 02 November 2014

Jangan Menyerah


Sore nan Syahdu...
mendung selimuti langit
gemuruh pun menggerutu
tanah tampak teduh
angin bertiup lembut
menggoyang pepohonan perdu
berlabuh dedaunan kering
...


Hati, pikiran dan tubuh
mulai lelah
dan itu lumrah
jiwa pasrah
hanya untuk Allah.

Satria Marali

Minggu, 21 September 2014

Hargai Diri dan Orang Lain

 
Setiap insan ingin dimengerti dan dihargai, namun yang terjadi sebagian di antaranya kurang menghargai diri mereka sendiri. Apakah lagi untuk bisa menghargai orang lain. Padahal hidup ini akan terasa lebih bermakna ketika kita bisa menghargai diri dan saling menghargai satu sama lain. 

Penghargaan terbaik, bukanlah sebatas diukur dan dinilai dengan harta atau uang. Sebab penghargaan terbaik untuk diri dan kehidupan adalah menjadikan diri kita sangat berharga dan terhormat baik di mata sesama manusia maupun di hadapan Tuhan pemilik penghargaan tertinggi sejagad raya. 

Satria Marali

Daun Gugur


"Tak selamanya daun itu muda, suatu masa ia akan layu berubah kecoklatan, mengering dan gugur tertiup angin dari dahannya lalu jatuh ke tanah". 
Begitupula usia jasad kita akan dimakan zaman, kehidupan di dunia ini tak ada yang pantas dibanggakan. 
Semua pasti akan kembali kepada-Nya.

Selasa, 16 September 2014

Gelegar Petir Menyambar

 
Gelegar Petir tiba-tiba menyambar memekikan telinga, menggetarkan kaca jendela kamarku, lalu terdengar gemuruh gesekan udara bermuatan ion positif dan negatif di langit sana.
.................

Rabu, 10 September 2014

Gugusan Bintang



"Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya)
Hollu Quran, Surah Al-Hijr [15]: 16

Selasa, 09 September 2014

Berjuang demi Cinta

Berjuang bekerja mencari nafkah halal dan baik demi diri, keluarga, dan kedua orang tua itu bernilai ibadah, karena 
setiap ibadah diganjar pahala berlimpah oleh Allah swt.

#‎S7‬ ?...
____________
Facebook: 10 September 2014 

Kamis, 04 September 2014

Gumpalan Awan


Gumpalan awan-awan bersama hembusan angin sepoi itu bersatu-padu menghiasi langit biru. Panorama ini menginspirasi akal dan jiwa manusia untuk menikmati keindahan karya dari Tuhan Sang Maha Indah.

Rabu, 03 September 2014

Bukti KeagunganNya

Beribu bahkan berjuta dan bermiliar bintang menyebar di angkasa,
 ini satu di antara bukti kemahaagungan Tuhan.

Bersyukur



Sadar bahwa diri bukanlah yang terhebat.
Untuk bernapas saja kita perlu Oksigen,
Untuk bertahan hidup kita butuh makanan dan minuman
 

Untuk aktualisasi diri kita harus belajar, kuasai ilmu dan berkarya
Untuk ketenangan batin kita harus beribadah.


Semua fasilitas itu
telah disediakan oleh Tuhan
masihkah kita enggan untuk bersyukur?...



(Satria Marali)

Kebahagiaan Terindah

Kebahagiaan terindahku 
ketika Tuhan mengizinkanku 
untuk bisa membahagiakan kedua orang tuaku, adik kakakku, sanak familiku, 
orang terdekat, yang berjasa dan tersayang.

(Satria Marali)

Rezeki dan Amanah itu Titipan

Pasangan hidup, anak, cucu (keturunan), harta kekayaan, pangkat/jabatan semua itu rezeki dan amanah yang dititipkan Alloh swt. untuk kemudian disyukuri dalam wujud amal ketaatan tanggung jawab dalam pemeliharaan dan penjagaannya semata mengharap ridho dari-Nya Sang pemilik sejati.
------------
Status Facebook: 2 September 2014

Komitmen dalam Kebaikan dan Kebenaran


Ragam peristiwa di dunia ini, baik itu terjadi dalam ruang dan waktu bersamaan atau pun tidak, semuanya sudah berada dalam sistem kudrat dan iradatnya Alloh swt.

Manusia diberi nikmat Akal, hati dan raga ini, itu bukti bahwa kita diizinkan-Nya untuk berusaha (ikhtiar) sekuat tenaga mengerahkan segenap potensi yang dianugerahkan oleh-Nya tentunya dalam koridor kebaikan dan kebenaran. 

Bukan malah jauh melenceng dari tata aturan hukum Tuhan demi meraih segala sesuatu yang diinginkan nafsu.

Terminal Akhir


Segala apa yang kita miliki, hakikatnya bukan milik kita. Diri ini, fisik/jasad, susunan tulang-belulang berbalut seonggok daging dan kulit, dilengkapi dengan sistem pendukung kehidupan kita seperti syaraf, pencernaan, pernapasan dan lainya. Itu semua kelak, pada masanya akan hancur lumat terkubur di dalam tanah.

Sedangkan jiwa atau ruuh yang bersemayam di dalam jasad ini adalah diri kita yang juga menjadi milikNya, selalu berada dalam genggaman pengawasanNya.

Dialah Alloh swt. hakikat terminal akhir dari tujuan kehidupan di dunia hingga akhirat.

----------------
Status Facebook: 2 September 2014

Lupa Diri

Manusia yang sering lalai akan tujuan hidupnya di dunia, maka ia akan lupa dengan dirinya sendiri, bahkan lupa dengan Tuhan penciptanya dan segala isi kehidupan ini.

(Satria Marali)

Selasa, 26 Agustus 2014

Anugerah Terindah

Bola berpijar itu kembali memancarkan sinarnya,
menebarkan kehangatan di alam semesta,
menerangi kegelapan di muka bumi.
Sejenak jiwaku tersentak
seakan energi mengaliri tubuh ini
Rasa kagum dan terpukau
menyaksikan dengan kedua mataku
keindahan dan kemegahan diri-Nya

Hatiku berbisik bahkan berkata-kata
"Wahai jiwa, tidakkah kau malu?
setiap hari Tuhanmu memberikan anugrah terindah-Nya
agar kau tetap semangat jalani kehidupan yang fana ini".

#BerkahdiPagiHari  Karya Satria S Kom I :) (y)


Senin, 25 Agustus 2014

Lalai

Kenikmatan hidup kadang melalaikan hati ini untuk bersyukur padaNya

Berjuta Fenomena


Berjuta fenomena Alam semesta mengingatkan pada Maha pencipta segala jiwa. Hanya jiwa pengabdi yang mampu bersujud dan selalu tenang bersamaNya.